Posts

Showing posts from February, 2019

Finalitas Kristus dalam Kesimpulan Pluralisme

Pluralisme menolak finalitas Kristus yang merupakan dasar dari iman kristen. Juga pluralisme merupakan suatu ajaran “anti Kristus” yang menyamakan bahkan menggantikan Kristus dari Nazareth dengan “kristus-kristus palsu” atau “kristus yang kosmis panteistis.” Satu hal penting yang tidak dapat disangkali bahwa pemahaman ini justeru muncul dari dalam kekristenan sendiri melalui oknum-oknum tertentu yang pengaruhnya tidak hanya di dalam tembok kekritenan lokal saja melainkan telah mendunia. Pada masa sekarang keberadaan ajaran inipun terus mendapat kesempatan untuk mengaktualisasikan dirinya seiring dengan semangat humanisme global modern. Gereja harus menolak pluralisme karena bersifat sinkretis; mencampuradukkan segala macam ajaran agama yang diyakini memiliki kebenaran-kebenaran tertentu yang saling melengkapi. Gereja harus sadar akan bahaya dan fenomena dari ajaran ini yang dalam konteks kultural cukup mendapat angin untuk berkembang dengan subur dan kemudian merongrong wibawa kekris...

Pluralisme

Pluralisme dalam masyarakat adalah fakta yang tidak dapat disangkali keberadaannya, khususnya di tengah negara seperti Indonesia. Meskipun demikian, perlu dibedakan antara pluralitas dengan pluralisme. Hal ini penting untuk menghindari kekacauan atau kerancuan dari topik yang dibahas disini. Kata Pluralitas mengacu pada konteks yang didalamnya kita hidup–suatu kompleksitas fenomena masyarakat yang terdiri dari berbagai macam kebudayaan, agama dan ideologi–. Sedangkan Pluralisme adalah suatu paham, sikap yang menerima validitas atau keabsahan bahwa semua agama adalah sama. Perhatikan perkataan Paul F. Knitter dalam bukunya “No Other Name?” ini, “Deep down, all religious are the same–different paths leading to the same goal.” (Paul F. Knitter, 1982:37) Bagi kaum pluralis, masalah agama adalah masalah pribadi; sehingga tidaklah relevan untuk membicarakan benar tidaknya masalah agama. Mereka menolak segala bentuk klaim agama yang bersifat absolut, unik, normatif, eksklusif atau final(it...

Arti Evaluasi PAK

A. PENGERTIAN EVALUASI PAK Definisi tentang evaluasi itu sangat banyak. Berikut dikemukakan beberapa definisi/pengertian evaluasi: Pertma, menurut Musel dalam bukunya berjudul: “pengajaran yang berhasil”, evaluasi diartikan : Evaluasi adalah penelitian pekerjaan belajar untuk mengetahui persoalan-persoalan sulit yang melekat pada proses belajar itu. Definisi di atas menegaskan bahwa evaluasi mengandung pengertian suatu “proses penelitian yang dilakukan untuk menghadapi dan memecahkan persoalan-persoalan yang terjadi pada proses belajar”. Jadi, proses evaluasi dalam definisi di atas harus memenuhi ketentuan-ketentuan penelitian yang berlaku. Sedangkan yang dimaksud dengan belajar ialah proses yang mempunyai tujuan dan yang dilakukan secara sadar. Kedua, menurut Winkel dalam bukunya “Psikologi Belajar dan Evaluasi Pendidikan” : Evaluasi adalah “usaha untuk mengetahui sampai dimana kegiatan pengajaran mencapai sasarannya”. Dalam definisi Winkel, pengertian pengajaran terkandung makn...

Silabus Evaluasi PAK

PROGRAM PASCASARJANA Program Studi Magister Pendidikan Kristen Sekolah Tinggi Teologi IKSM SAntosa Asih Jakarta 2013 SILABUS Mata Kuliah : Evaluasi PAK Bobot : 3 SKS Dosen : Dr. Uli Saut P. Nainggolan, M.Th. Mahasiswa Tutorial : Jaramel Sihaloho, S.Th. Pertemuan : 13 x pertemuan Program : M.Pd.K STT IKSM SA Jakarta. Deskripsi Mata Kuliah: Melalu mata kuliah ini dikaji pokok-pokok evaluasi Pendidikan Agama Kristen yang meliputi: Pengertian Evaluasi PAK, Jenis-jenis dan prosedur penyusunan alat evaluasi, Analisis butir-butir soal dan Laporan Evaluasi Standar Kompetensi: Menguasai beberapa teori evaluasi dan menerapkannya dalam proses pembelajaran Evaluasi Pendidikan Agama Kristen Kompetensi Dasar: 1. Merumuskan pengertian Evaluasi PAK berdasarkan pengertian-pengertian umum tentang evaluasi pendidikan (Pokok Bahasan: Pengertian Evaluasi PAK) 2. Memaparkan Jenis-jenis Evaluasi dan prosedur penyusunan alat evaluasi (Pokok Bahasan: Jenis-jenis dan prosedur penyusunan alat...